MENDIDIK ANAK DI USIA DINI
Sobat tahu siapa Bapak Pendidikan Nasional? Dialah Bapak
Ki Hajar Dewantoro seorang tokoh pelopor
pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia
merupakan pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang
memberikan kesempatan bagi para pribumi yang pada saat itu tidak memperoleh hak
pendidikan agar bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi
maupun orang-orang Belanda pada saat itu. Tanggal kelahirannya diperingati
sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ki Hajar Dewantoro pernah menyampaikan bahwa pendidikan
bagi bangsa Indonesia harus dilakukan melalui 3 (tiga) lingkungan yaitu
keluarga, sekolah dan organisasi. Menurut beliau keluarga merupakan pusat
pendidikan yang pertama dan terpenting, karena sejak timbulnya adab kemanusiaan
sampai sekarang keluarga selalu berpengaruh besar terhadap perkembangan anak
manusia. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat
dan pemerintah. Keluarga juga adalah sekolah pertama bagi si anak. Ayah dan ibu
adalah sangat menentukan dalam memberi warna terhadap anaknya. Nilai-nilai
dasar yang diberikan seorang ayah/ibu sejak dini itu sangat menentukan seperti
apa prilaku anak dikemudian hari. Sobat...sudah kebayang nggak bagaimana
menjadi seorang ayah/ibu dikemudian hari? Perlu persiapan yang matang kan?
Peranan orangtua bagi
pendidikan anak adalah memberi dasar pendidikan, sikap dan ketrampilan dasar
seperti pendidikan agama, budi pekerti, sopan santun, estetika, kasih sayang,
rasa aman, dasar-dasar untuk mematuhi peraturan-peraturan dan menanamkan
kebiasaan-kebiasaan baik. Bila orangtua berperan dalam pendidikan, anak
menunjukkan peningkatan prestasi belajar, diikuti perbaikan sikap, stabilitas
emosional, kedisiplinan, serta aspirasi anaknya untuk belajar sampai di
perguruan tinggi, bahkan setelah bekerja dan berkeluarga.
Sobat,..lalu bagaimana dengan
kreatifitas anak? Kreatifitas anak tidak terlepas dari pola pengasuhan
orangtua/pendidik atau dengan kata lain bahwa dengan kreatifitas anak erat
hubungannya dengan pola asuh yang diberikan oleh orangtua/pendidik. Mendidik
anak adalah usaha nyata dari pihak orangtua untuk mengembangkan segala potensi/kemampuan
yang pada diri anak. Melalui pendidikan yang diberikan orangtua itu memegang
peranan penting sebagai jembatan antara anak dan masyarakatnya, antara anak dengan
norma-norma yang berlaku di tengah masyarakat, antara anak dengan orang dewasa.
Begitu besar pentingnya pendidikan dalam keluarga karena anak akan mengerti
arti nilai-nilai kemanusiaan dan berkembang naluri-naluri yang masih sederhana
untuk belajar dari respon-respon yang didapatkan dari lingkungannya. Sobat..Semoga
bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar